JAKARTA, 18 Mei 2026 - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menyelenggarakan rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan di Jakarta pada 18 Mei 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil Survei Kepuasan dan Pemahaman Peserta JKN Tahun 2025 sekaligus mematangkan perencanaan survei untuk periode tahun 2026. Fokus utama dalam koordinasi ini adalah memperkuat sinergi kedua lembaga demi meningkatkan kualitas pengukuran mutu layanan kesehatan di tingkat nasional secara lebih akurat dan terukur.
Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Anggota DJSN Nikodemus Beriman Purba, ditekankan pentingnya penguatan metodologi survei melalui rekonsiliasi data dan peninjauan ulang kuesioner untuk meminimalisir bias. Selain itu, penyusunan profil responden menjadi perhatian utama guna memastikan seluruh segmen peserta terwakili secara representatif, termasuk bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Sebagai tindak lanjut konkret, DJSN dan BPJS Kesehatan menyepakati komitmen untuk terlibat secara aktif dalam setiap tahapan survei di masa mendatang. Sinergi ini juga mencakup pembahasan mendalam mengenai pembelajaran dari dampak program serta penyesuaian teknis pengambilan sampel yang lebih adaptif. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong efisiensi anggaran tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku demi perbaikan berkelanjutan program JKN.


