Susunan Anggota DJSN

1. DJSN beranggotakan 15 (lima belas) orang yang terdiri atas :

  • 5 (lima) orang dari unsur pemerintah, berasal dari departemen yang bertanggung jawab di bidang keuangan ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, dan kesejahteraan rakyat dan/atau bidang   pertahanan dan keamanan;
  • 6 (enam) orang dari unsur tokoh dan/atau ahli yang memahami dan memiliki keahlian di bidang asuransi, keuangan, investasi dan aktuaria;
  • 2 (dua) orang dari unsur organisasi pemberi kerja/organisasi pengusaha;
  • 2 (dua) orang dari unsur organisasi pekerja/buruh.

2. Susunan keanggotaan DJSN terdiri dari :

Ketua; Ketua Komisi; dan Anggota dengan masa jabatan anggota DJSN adalah 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan

Berikut Susunan Nama Anggota DJSN Periode 2019-2024

1. Andie Megantara, Ph.D. - Ketua merangkap Anggota (Unsur Pemerintah)

Andie Megantara diangkat menjadi Ketua merangkap Anggota DJSN berdasarkan  Keputusan Presiden Nomor 60/M Tahun 2021 dari unsur pemerintah (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan).

Pria kelahiran Solo ini merupakan lulusan Hukum Internasional di Universitas Airlangga, Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada, dan meraih gelar Doktor di Nanzan University.
Selain menjadi Ketua DJSN, Beliau juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK. Sebelum bergabung di Kemenko PMK dan DJSN, beliau pernah berkarir di Kemenkeu dan pernah menjadi Asisten Deputi Fiskal dan Kepala Biro Perencanaan di Kemenko Perekonomian. 

2. Suminto, S.Sos., M.Sc., Ph.D. - Anggota (Unsur Pemerintah)

Suminto merupakan anggota DJSN dari unsur pemerintah (Kementerian Keuangan), lahir di Sragen pada 7 Juli 1972. Mendapatkan gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Airlangga. Meraih gelar M.Sc. in Development Finance dari Hiroshima University, dan Ph.D. in Development Economics dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara.

 

 

 

3. Kunta Wibawa Dasa Nugraha, S.E., M.A., Ph.D - Anggota (Unsur Pemerintah)

Kunta Wibawa Dasa Nugraha Lahir di Solo, merupakan Anggota DJSN dari unsur pemerintah (Kementerian Kesehatan). Saat ini beliau menjabat sebagai Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan.

Mengenyam pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Gadjah Mada, kemudian meraih gelar Master of Art in Macroeconomics di Boston University, Amerika Serikat dan menyelesaikan gelar Ph.d in Public Finance di University of Canberra, Australia.

Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Analisa Penerimaan Perpajakan Kementerian Keuangan, Kepala Bidang Analisa Kebijakan Perpajakan di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Kepala Bidang Forum Multilateral di Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Direktur Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Keuangan, serta menjadi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara.

4. Dra. Haiyani Rumondang, M.A. - Anggota (Unsur Pemerintah)

Haiyani Rumondang merupakan anggota DJSN dari unsur pemerintah (Kemnaker). Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial. Beliau berlatar belakang pendidikan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara, kemudian melanjutkan pascasarjana S2 Population and Human Resources Development University of  Adelaide, Australia.

 

 

 

5. Dr. Ir. Rd. Harry Hikmat, M.Si. - Anggota (Unsur Pemerintah)

Raden Harry Hikmat Merupakan Anggota DJSN dari unsur pemerintah (Kementerian Sosial). Saat ini beliau menjabat sebagai Sekretaris Jendral Kementerian Sosial. Beliau berlatar Pendidikan S1 Ilmu Statistika Institut Pertanian Bogor, kemudian menyelesaikan gelar Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial di    Universitas Indonesia dan meraih gelar Doktor Sosiologi Antropologi Universitas Padjadjaran.

Sebelum dimandatkan menjadi Anggota DJSN oleh Presiden RI, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pelayanan Sosial Anak pada Dirjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Depsos RI, Staf Ahli Bidang Dampak Sosial Kementerian Sosial, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, serta Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial.

 

6. Iene Muliati, S.Si, MM, FSAI, GRCP - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Sebagai anggota DJSN dari Unsur Tokoh/Ahli, beliau seorang aktuaris (Fellow of Society of Actuaries of Indonesia atau FSAI) dan ahli di bidang perlindungan sosial, jaminan sosial, program pensiun, asuransi, manfaat karyawan, dan pembangunan profesi aktuaris. Beliau juga memiliki sertifikasi internasional Governance, Risk Management and Compliance Professional (GRCP) dari OCEG.

Sebelum menjadi anggota DJSN pada Oktober 2019, beliau berkarir di World Bank dengan jabatan terakhir sebagai Senior Social Protection Specialist dan Team Leader untuk Indonesia Social Insurance. Sebelum bergabung dengan World Bank pada tahun 2011, beliau berkarir selama 16 tahun di beberapa perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konsultan aktuaria, HR, manajemen strategik serta di industri asuransi jiwa di Indonesia, Kanada, Amerika Serikat, dan Singapura. Beliau juga menjadi Tenaga Ahli pada Tim Koordinasi Strategis untuk Penguatan Pendampingan Pembangunan pada periode 2019-2020.

Beliau saat ini menjabat sebagai Anggota Majelis Aktuaris Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Beliau mengenyam pendidikan S1 Matematika di Institut Teknologi Bandung, kemudian melanjutkan S2 Manajemen di Asian Institute of Management, Filipina.

7. Dr. Indra Budi Sumantoro, S.Pd., M.M. - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Terpilih menjadi Anggota DJSN sebagai perwakilan dari unsur tokoh dan / ahli setelah mengikuti proses seleksi pada tahun 2019. Beliau memperoleh gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kemudian melanjutkan Magister Manajemen dari PPM Business School, dan menyelesaikan gelar Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjajaran. Beliau juga menyelesaikan studi sebagai Legislatif Drafter Tingkat Lanjut di Jimly School of Law & Government.

Di DJSN, Beliau memiliki beberapa peran strategis seperti Ketua Komisi Kebijakan Umum, Ahli Pemerintah/Presiden dalam Gugatan Pasal 57 huruf f dan Pasal 65 Undang-Undang tentang Penyelenggara Jaminan Sosial di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Perwakilan DJSN dalam Tim Advokat Pemerintah dalam beberapa tuntutan hukum terhadap semua Peraturan Presiden tentang jaminan sosial kesehatan di Mahkamah Agung, dan sebagai Project Director Adopsi Program Sharoushi & Jimukumiai di SJSN.

Beliau memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang perlindungan sosial dan regulasi. Memiliki pengalaman bekerja di berbagai organisasi internasional dan nasional, antara lain Social Protection Specialist dan Regulatory Specialist di Bank Dunia, Pendampingan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam rangka memperkuat peran BKPM sebagai single window investment provider melalui analisis regulasi dan HRM di The Asian Development Bank/ADB, pegawai negeri di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kementerian PAN-RB), dan juga aktif sebagai akademisi di beberapa universitas di Indonesia.

“DJSN selalu berupaya untuk mewujudkan amanat konstitusi bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial yang dikembangkan oleh Negara melalui Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) & diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), sehingga memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. " Indra Budi Sumantoro.

8. Muttaqien, MPH., AAK. - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Muttaqien lahir di Bengkulu, 02 April 1978. Terpilih menjadi anggota DJSN setelah mengikuti seleksi penerimaan anggota DJSN tahun 2019-2024 sebagai Unsur Tokoh dan / atau Ahli. Beliau mengenyam pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada Fakultas Ilmu Budaya, dan melanjutkan S2 nya pada minat studi Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen  Asuransi Kesehatan (KPMAK) Program Studi  Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada,  lulus dengan predikat Cumlaude. Saat ini sedang menempuh pendidikan Doktor di Manajemen dan  Kebijakan Publik (MKP) FISIPOL UGM.  Sertifikasi sebagai Ahli Asuransi Kesehatan (AAK) diperoleh pada tahun 2014 di lembaga Perkumpulan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (PAMJAKI), Di tahun 2019, beliau lulus sebagai  Asesor Jaminan Kesehatan di Lembaga Sertifikasi Profesi Jaminan Kesehatan (LSP JAKI).

Sebelum di DJSN, sejak tahun 2001 – 2011, beliau pernah berkarir di LABDA Yogyakarta sebagai Executive Director. Sejak tahun 2009 mengabdi  sebagai peneliti di Pusat  Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (Pusat KPMAK) FK-KMK UGM disamping itu pernah menjadi knowledge manager dan Sekretaris di lembaga tersebut. Selain itu, aktif sebagai salah seorang member Joint Learning Network (JLN) Country Core Group Indonesia. Kini beliau juga menjadi Anggota Pengkajian Ilmiah dan Kebijakan Kesehatan di Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) periode 2019 – 2022. Di kegiatan sosial, sejak tahun 2010 beliau aktif sebagai anggota Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sejak tahun 2005, beliau sudah aktif melakukan berbagai aktifitas penelitian, pelatihan, maupun konsultasi  terkait isu pro poor budgeting,  health financing maupun health insurance baik di level  kabupaten/kota, provinsi,  maupun nasional. Termasuk menulis terkait isu-isu Jaminan Kesehatan di berbagai media.

"Jaminan Sosial berkeadilan dan berkualitas sebagai prasyarat mencapai Indonesia Berkemajuan" Muttaqien. 

9. dr. Tono Rustiano, M.M - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Tono Rustiano lahir di Pandeglang, 25 Maret 1965. Terpilih menjadi anggota DJSN setelah mengikuti seleksi penerimaan anggota DJSN tahun 2019-2024 sebagai Unsur Tokoh dan / atau Ahli. Beliau menyelesaikan S1 di Universitas Padjajaran Bandung jurusan Kedokteran, kemudian melanjutkan S2 nya di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta jurusan Magister Manajemen Internasional. Beliau memulai karirnya sebagai Dokter dan menjadi Kepala Puskesmas Hayaping pada tahun 1992, kemudian melanjutkan karir nya di PT. ASKES dari tahun 1995 – 2013. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Perencanaan Pengembagangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan.

"Negara menjamin seluruh rakyat Indonesia agar hidup layak melalui SJSN yang dimulai sejak 2014. DJSN merupakan lembaga di bawah Presiden yang berfungsi untuk memastikan penyelenggaran SJSN berjalan sebaik-baiknya" Tono Rustiano. 

10. Mickael Bobby Hoelman, S.E., M.Si - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Mickael Bobby Hoelman lahir di Jakarta, menyelesaikan S1 Ekonomi Manajemen Universitas Lampung, kemudian menamatkan S2 Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan predikat cumlaude. Beliau meminati kajian politik ekonomi dan lebih dari dua puluh tahun berkecimpung dalam isu kebijakan pembangunan sosial, tata kelola pemerintahan dan kerja sama internasional.  Beliau memiliki pengalaman bekerja di berbagai organisasi pembangunan internasional, bilateral dan nasional, di antaranya sebagai Regional Facilitator Department for International Development (DfID) UK, Country Governance Advisor Oxfam Great Britain in Indonesia, Senior Advisor International NGO Forum on Indonesian Development, dan National Advisor Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ).  Beliau juga pernah mengabdi di berbagai organisasi seperti Indonesian Corruption Watch dan Yayasan Tifa/ Open Society Institute, USA.  Selain itu, dalam berbagai kesempatan terlibat sebagai konsultan di Humanist Institute for Social Change, Southeast Asia, DfID-UK, Save the Children, UK dan Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit, Germany.  Beliau cukup aktif menulis dan menyunting berbagai buku seputar kebijakan pembangunan sosial dan tata kelola pemerintahan.  Beberapa opininya dapat dijumpai di kolom The Jakarta Post.  Beliau turut membinani lahirnya Komisi Anggaran Independen (KAI), dan terlibat sebagai anggota panel ahli UNESCAP (2013) dan anggota seumur hidup (lifetime member) Basic Income Earth Network, Belgia.  

"Setiap warga berhak atas jaminan sosial tidak saja untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak atau memberikan perlindungan terhadap resiko sosial ekonomi akan tetapi juga untuk menjaga martabatnya sebagai manusia". Mickael B. Hoelman

11. dr. Asih Eka Putri, MPPM - Anggota (Unsur Tokoh dan/ Unsur Ahli)

Asih Eka Putri lahir di Bandung, 24 Agustus 1967. Beliau mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran  pada tahun 1986 sampai dengan 1992. Melanjutkan pendidikan masternya di Public Policy & Management University of Southern California USA dan meraih gelar master's degree in public and private management (MPPM) pada tahun 2001. Sebagai pegiat jaminan sosial, beliau pernah menduduki posisi penting di pekerjaan konsultan dan non government organization sebagai Deputy Team Leader GVG - Social Consulting Firm, serta Senior Advisor GTZ - Social Health Insurance Project. Sebagai anggota DJSN dari Unsur Tokoh/ahli jaminan sosial, beliau memilki pengetahuan dan pengalaman menjadi pembicara ataupun narasumber berbagai kegiatan, seminar, simposium berkaitan dengan pelaksanaan SJSN. Beliau mengatakan bahwa: “ibarat sepasang sayap, DJSN dan BPJS bersinergi mengimplementasikan SJSN guna membangun pertahanan nasional non militer yang tangguh”.

 

12. Prof. Drs. Soeprayitno, M.B.A., M.Sc., Ph.D. - Anggota (Organisasi Pemberi kerja)

Soeprayitno lahir di Surakarta, 01 Mei tahun 1964. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 Ilmu Sosial (Sosiologi Antropologi), dan melanjutkan ke jenjang master di Sekolah Tinggi Manajemen IMNI Jakarta. Setelah itu, beliau melanjutkan program doktor di Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti. Gelar Profesor dan Guru Besar di Universitas Sebelas Maret dalam bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sebagai anggota DJSN dari unsur pemberi kerja, beliau merupakan pengusaha yang menjadi pimpinan di beberapa perusahaan, diantaranya sebagai Direktur PT. Pusat Studi APINDO (2018 s/d 2023), Direktur Utama PT. Primer Medika Indomitra (2012 s/d sekarang), Chief Executive Officer (CEO) PT. Intensive Medicare (2009-2012), Managing Director di Sudwikatmono & Group of Componies (Indika Group, SCTV, Kartika Candra Group (2002-2009), Wirontono dan SKF Group sebagai general Manager (1993-1997).

Dari pengalaman berorganisasi di APINDO, beliau menduduki posisi sebagai Ketua DPP Provinsi DKI Jakarta dan Ketua Komisi Jaminan Sosial, serta pernah menjadi Komite Tetap Hubungan Industrial, KADIN Indonesia (2015-2020). Dari pengalaman itu, beliau berkeyakinan SJSN memiliki harapan besar agar setiap warga Negara memperoleh hak untuk meningkatkan kualitas hidup, makmur dan sejahtera.

13. Drs. Paulus Agung Pambudhi, M.M - Anggota (Organisasi Pemberi kerja)

Paulus Agung Pambudhi lahir di Semarang 4 Maret 1966, menyelesaikan S-1 Bahasa Inggris di Universitas Diponegporo Semarang dan Magister Manajemen dari Universitas Atma Jaya Jakarta, pernah sebagai Research Fellow di Ash Center Kennedy School of Government, Harvard University USA (2011-2012). Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur APINDO Research Institute dan Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) dan pernah menjadi pengurus Kadin-Indonesia 2 periode tahun 2002-2012. Di dunia bisnis (1990-2001) beliau adalah certified productivity specialist yang membantu client perusahaan perusahaan di industri kertas, baja, semen, tekstil & garment, elektronik dan kayu lapis untuk meningkatkan produktivitasnya. Di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beliau menjadi tim ahli/asistensi di beberapa kementrian lembaga (Kemenkeu, Kemenko Perekonomian, Kemendagri, BKPM, dan BAPPENAS) yang terlibat dalam berbagai isu kebijakan publik, serta menjadi Konsultan ILO, ADB, UNDP. Sebagai anggota DJSN beliau mengharapkan perlindungan jaminan sosial berjalan harmoni dengan daya saing ekonomi Indonesia

14. Subiyanto, S.Sos., S.H., M.Kn. - Anggota (Organisasi Pekerja)

Subiyanto lahir di Muara Enim, 01 Januari tahun 1967. Beliau menyelesaikan pendidikan sarjana ilmu hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Gunung Jati. Sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional dari unsur pekerja, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PP FSP KEP SPSI periode tahun 2007-2017, Sekretaris Jenderal DPP KSPSI periode tahun 2012-2017 dan sekarang sebagai Wapres IV DPP KSPSI periode tahun 2017-2022 di Bidang Pengupahan dan Jaminan Sosial. Beliau sebagai anggota DJSN berkeinginan agar DJSN ikut mewujudkan keadilan sosial di Indonesia dengan sistem jaminan sosial yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

 

 

15. Ir. Untung Riyadi, S. E - Anggota (Organisasi Pekerja)

Untung Riyadi lahir di Jakarta, 4 Maret 1963. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 pertamanya di Institut Pertanian Bogor jurusan Kehutanan, Kemudian  menyelesaikan S1 Keduanya di Universitas Indonesia jurusan ekonomi. Sebagai anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional Periode 2019-2024 dari unsur pekerja beliau pernah berkarir di PT. Kayu Permata, PT Mareno Indonesia, MDK Far East Pte, PT Holtradex, LSP TKI, dan Indonesia MW Consultant