DJSN Dorong Data ILAS untuk Kebijakan Perlindungan Jaminan Sosial LansiaDJSN Dorong Data ILAS untuk Kebijakan Perlindungan Jaminan Sosial Lansia

DJSN Dorong Data ILAS untuk Kebijakan Perlindungan Jaminan Sosial LansiaDJSN Dorong Data ILAS untuk Kebijakan Perlindungan Jaminan Sosial Lansia

Menara Bappenas, 1 Desember 2025 – Rapat koordinasi bersama Bappenas dan berbagai kementerian/lembaga membahas pemanfaatan data Indeks Lanjut Usia Sejahtera (ILAS) untuk merumuskan kebijakan perlindungan jaminan sosial (PJP) bagi lansia. Anggota DJSN Bapak Royanto Purba dan Bapak Rudi Purwono turut membersamai pembahasan ini. Fokus utama diskusi adalah pada peningkatan perawatan dan kesejahteraan lansia melalui peran anak muda Kemenkes menyoroti pentingnya edukasi pra-lansia, skrining kesehatan, dan pemanfaatan Posyandu, mengingat 64% lansia mengalami gangguan mobilitas. 

Dalam sesi tersebut, DJSN menekankan adanya kekosongan peran SJSN dalam jangka panjang perawatan lansia (long-term care). BPJS Ketenagakerjaan menyoroti perlunya kajian bersama tentang perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di sektor ketenagakerjaan. Kesimpulan rapat mencatat bahwa studi ILAS belum mewakili kondisi nasional secara keseluruhan dan belum membahas PJP dalam ranah jaminan sosial. Sebagai tindak lanjut, DJSN akan mengirimkan surat rekomendasi ke Bappenas terkait PJP Lansia melalui data ILAS, dan Bappenas akan mengagendakan rapat lanjutan dan tinjauan lapangan.