DJSN Gelar Workshop Program Jaminan Pengangguran Bagi Pekerja Ter PHK (Unemployment Insurance)

Jakarta - Terdapat dua hal pokok yang dibutuhkan oleh pekerja yang terkena PHK, yaitu jaminan biaya untuk kelangsungan hidup hingga mendapatkan pekerjaan yang baru serta jaminan untuk mendapatkan pekerjaan kembali. Demikian disampaikan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dr. Sigit Priohutomo, MPH pada workshop unemployment insurance di Jakarta, Rabu (22/3).

dr. Sigit menyampaikan, ketentuan yang ada saat ini belum dapat menjamin pekerja yang terkena risiko sosial kehilangan pekerjaan karena PHK dapat terlindungi untuk melanjutkan kehidupan yang layak bersama keluarganya. oleh sebab itu, kehadiran negara sangat penting untuk melindungi para pekerja yang terkena PHK agar tetap hidup secara layak dan juga dapat mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan dinamis.

"Workshop ini bertujuan untuk mendengar harapan para serikat pekerja/serikat buruh, persepsi Apindo terhadap program ini, serta mengetahui bagaimana rencana pemerintah untuk mengoptimalkan perlindungan bagi pekerja yang mengalami PHK" Ujar dr. Sigit.

Selain dihadiri oleh Anggota DJSN, kegiatan ini turut dihadiri Kementerian Ketenagakerjaan, Kemenko PMK, Kementerian PPN/Bappenas, APINDO, Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh, JICA, serta Kedutaan Besar Jepang.

"Harapannya, workshop ini menjadi langkah awal bagi semua stakeholders untuk menindaklanjuti program perlindungan jaminan sosial bagi pekerja yang mengalami PHK dapat diwujudkan sebagai bagian dari program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)", tutup dr. Sigit. (HAL)