Tekan Angka Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program Promotif dan Preventif Safety Riding

Jakarta - Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Subiyanto hadir dalam kegiatan Peluncuran dan Sosialisasi Program Promotif dan Preventif Tahun 2019 BPJS Ketenagakerjaan "Pembagian Helm dan Safety Riding" di Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Rabu, 28 Agustus 2019.

Dalam sambutannya Krishna Syarif, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, "Acara ini serentak dilaksanakan di 13 provinsi. Harapannya Acara ini dapat menekan angka 124.500 kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia. Dari data yang diperoleh, 24% diantaranya terjadi di jalanan dan berakibat meninggal dunia."

"Berapa banyak yang menjadi peserta saat kejadian kecelakaan kerja? Belum lagi terkait  upah yang dilaporkan pengusaha ke bpjs ketenagakerjaan. Tentunya Program JKK dan JKm yg diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan sangat baik sebagai upaya perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia," jelas Krishna.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, melalui peluncuran dan sosialisasi program Promotif dan Preventif ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam keselamatan berkendara guna menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Hal senada juga disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, yang juga menyambut baik kegiatan ini untuk memastikan kita menghargai nyawa diri kita sendiri di jalan raya.

"Risiko sosial berupa hilangnya pendapatan diharapkan mampu dijawab melalui program yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan. Diharapkan melalui program-program tersebut mampu menciptakan ekosistem dunia kerja yang produktif. Negara harus hadir dalam melindungi penduduk dan pekerja di Indonesia," Jelas Hanif.

Dalam kesempatan ini, hadir pula ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf. Beliau menekankan pentingnya untuk meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terlebih lagi kegiatan pembagian helm dan Safety Riding ini juga sangat baik untuk menekan angka kecelakaan berlalu lintas di jalan raya.

Sebagai informasi, Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi, S.H, M.M, M.H, menyampaikan 78.000 PPSU yang bekerja di DKI Jakarta telah didaftarkan dalam program JKK dan JKm yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan.

Banyak manfaat yang diperoleh dari peserta program tersebut, misalnya kejadian PPSU dan Security yang mengalami kecelakaan kerja bahkan meninggal dunia.