Ketua DJSN : Semua Orang Wajib Menjadi Peserta JKN Jangan Hanya Pada Saat Membutuhkan

Medan - Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dr. Sigit Priohutomo, MPH menghadiri dan menjadi Narasumber dalam acara Temu Ilmiah Nasional dan Kongres Nasional III Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI, Sabtu (27/1)

Temu Ilmiah Nasional sekaligus Kongres Nasional III PDUI yang di selenggrakan di Hotel Aryaduta Medan ini bertemakan Peran PDUI dalam Pembangunan dan Pengembangan Kompetensi Dokter Umum dalam rangka menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuju Universal Health Coverage (UHC).

Dalam pertemuaan itu, dr. Sigit menjelaskan, tugas DJSN mengawal  dua Undang-Undang, yakni Undang-Undang No 40 Tahun 2004 tentang SJSN dan Undang-Undang No 24 Tahun 2011 tentang BPJS, yang intinya adalah  bagaimana kita bisa menyelenggarakan Sistem Jaminan Sosial Nasional.

"Ada 3 Azaz yang perlu kita kawal yang perama adalah azaz kemanusiaan, jadi kita melakukan pelayanan berdasarkan kemanusiawian, kedua azaz manfaat,  serta azaz keadilan sosial. Untuk melakukan ini semua berdasarkan sembilan prinsip" ujar Sigit.

Gotongroyong menjadi prisnip pertama dalam SJSN, Sigit mengatakan,"semua orang wajib menjadi perserta JKN, tapi banyak juga yang menjadi peserta JKN pada saat membutuhkan saja setelah sakitnya sembuh berhenti lagi menjadi peserta"

"Dengan masih banyaknya diantara kita yang belum menjadi peserta JKN itu saja sudah membuktikan kalau prinsip gotongroyong itu belum terlaksana" ujar Sigit.