DJSN Umumkan Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) memberikan Penilaian Indikator Pencapaian Kinerja (IPK) BPJS Ketenagakerjaan tahun 2017 di Gedung Jamsostek, Rabu (26/6).

Hasil Penilaian Kinerja BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2017 termasuk dalam klasifikasi “PATUH”, yaitu penilaian terhadap Kesehatan Keuangan dan Pencapaian Kinerja BPJS Ketenagakerjaan.

"Nilai Kesehatan Keuangan Tahun 2017: 104,07 dengan klasifikasi “Sehat Sekali dan Nilai Indikator Pencapaian Kinerja Tahun 2017: 97,66 dengan klasifikasi “Patuh”," ujar Soeprayitno Ketua Komisi Penyiapan Monitoring dan Evaluasi DJSN.

"Penilaian ini sebagai alat untuk mengukur keberhasilan Direksi, baik pada tingkat kesehatan keuangan maupun indikator pencapaian kinerja yang merupakan ukuran keuangan dan non keuangan dalam rangka kelancaran operasi BPJS secara efektif, efisien, serta sustainability untuk memenuhi harapan pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan peundang-undangan mengenai BPJS," jelas Soeprayitno.

Terkait hasil penilaian ini, DJSN merekomendasikan hal-hal yang perlu ditingkatkan yaitu perluasan kepesertaan pekerja penerima upah, percepatan proses penyelesaian kartu kepesertaan, percepatan pelayanan klaim, percepatan penanganan dan penyelesaian pengaduan masyarakat/peserta, dan keandalan data sistem informasi berbasis teknologi dan komunikasi.

"Dengan telah ditetapkannya penilaian ini, DJSN mengharapkan agar hasil yang telah dicapai dapat menjadi motivasi bagi BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan secara terus menerus dan melaksanakan tata kelola penyelenggaraan program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan sesuai dengan azas dan prinsip SJSN," tutupnya.