DJSN Bahas Restrukturisasi Jaminan Kesehatan Nasional

Jakarta - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) melakukan sidang pleno dalam rangka membahas restrukturisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Selasa (16 Oktober 2018)

Sidang pleno dipimpin oleh ketua DJSN, dr. Sigit Priohutomo, MPH ddidampingi plt. Sekretaris DJSN, dan dihadiri oleh anggota DJSN Dr. Zaenal Abidin, Ahmad Ansyori SH, M.Hum Prof. Bambang Purwoko, Dra. Haiyani Rumondang, Dr. Ir. Andi Zainal Abidin Dulung,  dr. Asih Eka Putri, Ir. Angger P. Yuwono, dan  Subiyanto, SH.

Anggota DJSN dari unsur tokoh/ahli, dr. Asih Eka Putri mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan yang di mulai sejak 1 Januari 2014 mengalami defisit. Dibandingkan pada tahun 2015, defisit 2016 menurun  karena ada kenaikan iuran, sedangkan pada tahun 2017 terjadi peningkatan defisit hampir 3x lipat dari tahun 2016.

"Defisit sangat signifikan dan berkepanjangan mengindikasikan telah terjadi defisit yang sifatnya struktural," ujar Asih.

Defisit Struktural tidak cukup hanya melakukan pembenahan prosedural (efisiensi) namun sudah diperlukan Restrukturisasi menyeluruh, baik tarif INA CBG’s, besaran iuran, sistem layanan dll," tambah Asih.