DJSN Bahas Program Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya memiliki program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian namun, BPJS ketenagakerjaan juga memiliki program manfaat layanan tambahan yang dapat memudahkan hidup pesertanya.

Ada tiga program Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan diantaranya adalah program fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) serta Pinjaman Renovasi Rumah (PRP).

Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) yang berwenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan penyelenggaraan program jaminan sosial menilai penyelenggaraan program manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan di berbagai daerah belum optimal.

"Peraturan sudah demikian lengkap dan sudah banyak juga pembahsan dan sosialisasi. Namun ketika DJSN melakukan monitoring dan evaluasi ternyata pemanfaatan program manfaat layanan tambahan ini di berbagai daerah masih belum optimal," ujar Anggota DJSN Ahmad Anshori (10/4/2018)

Oleh sebab itu, DJSN mengundang BPJS Ketenagakerjaan, Otoritas Jasa Keuangan dan pihak Perbangkan untuk membahas program manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan guna menemukan simpul-simpul yang menjadi permasalahan.

"Harapannya, agar program manfaat untuk para peserta yang belum memiliki rumah dan ingin memiliki rumah melalui program manfaat layanan tambahan ini dapat lebih baik pelaksanaannya, "Ujar Anshori

Menanggapi hal itu BPJS Ketenagakerjaan mengatakan, "program manfaat layanan tambahan BPJS Ketenagakerjaan memiliki beberapa kendala yaitu kemampuan daya beli pekerja yang belum merata disetiap daerah, belum dipahaminya BI cheking, lokasi perumahan, serta dukungan dari perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan."